12 Oktober 2016

Perang Kampanye Politik Di Media Sosial Facebook & Twitter

Media sosial facebook & twitter telah sangat familiar dimanfaatkan sebagai sarana kampanye politik jelang dilaksanakannya pilkada/pemilu. Kondisi ini mengakibatkan media sosial (medsos) selalu riuh diisi dengan kampanye-kampanye politik, baik yang disampaikan langsung oleh kandidat/calon yang bersangkutan, partai politik (parpol), tim sukses (timses) maupun yang dilakukan dari orang-orang yang menamakan dirinya sebagai para simpatisan atau relawan fanatik si calon.

Strategi Kampanye Politik Via Media Sosial Facebook Dan Twitter di Pilkada - Pemilu Indonesia

Tak pelak lagi, media sosial (medsos) facebook dan twitter disinyalir sebagai salah satu tempat terjadinya “medan perang” pertarungan antarpendukung, simpatisan, relawan, tim sukses, maupun antar sesama kandidat ataupun pasangan calon (paslon) yang ikut dalam ajang pesta demokrasi pilkada/pemilu. Bahkan perang antar sesama pendukung di media sosial facebook & twitter bisa terjadi jauh hari sebelum adanya jadwal resmi yang ditetapkan oleh penyelenggara pilkada/pemilu (KPU) untuk melaksanakan kegiatan kampanye.

Pengacara Top Dan Terkenal Pilihan Google

Terbukanya kesempatan yang diberikan google menjadi pengacara top dan advokat terkenal dari berbagai kota-kota besar yang ada di Indonesia maupun di dunia. Namun persoalannya adalah bagaimana cara mengukir nama kita sebagai salah satu pengacara kondang Indonesia, advokat terkenal dunia internasional dan/atau mencatatkan namanya menjadi salah seorang lawyer top terkemuka sejagad raya? Tentu hal ini tidaklah mudah dan sangat membutuhkan berbagai strategi top disamping kemampuan sumber daya manusia (SDM) dari pengacara yang bersangkutan.

Pengacara - Advokat - Penasihat Hukum - Lawyer Top Dan Terbaik Di Halaman Hukum Indonesia

Memang harus diakui bahwasanya tingkat kesulitan untuk mengatasi berbagai persoalan atau permasalahan hukum yang ada semakin rumit dan sangat membutuhkan solusi cerdas dari setiap orang yang mengemban tugas profesi sebagai pengacara/advokat/lawyer. Solusi cerdas yang dimaksud tentu saja tidak hanya bersifat penyelesaian di depan persidangan pengadilan (penyelesaian litigation) semata, melainkan juga kemampuan menyelesaikan masalah diluar pengadilan (bersifat non-litigation).

09 Oktober 2016

Bersih Karena Ahok Versus Bersih Karena Foke

Topik sungai/kali/empang apakah bersih karena ahok atau bersih karena foke telah menjadi perbincangan yang cukup hangat di Indonesia, baik di media cetak nasional, media elektronik maupun di media sosial (medsos) seperti facebook dan twitter.

Kok bisa, topik sungai/empang/kali apakah bersih karena dilakukan ahok atau bersih karena dilakukan poke menghangat dan menjadi trending topik? Apakah telah terjadi persaingan antara ahok versus foke mengenai “sungai DKI Jakarta bersih” atau “kali Jakarta bersih”? Memanasnya hal ini disebabkan, saat ini sedang berlangsung suksesi pilkada gubernur DKI Jakarta/wakil gubernur DKI Jakarta masa bhakti 2017 s/d 2022. Disamping itu topik kata sungai/kali apakah bersih karena ahok atau bersih karena foke menjadi salah satu dianggap sebagai fenomena yang unik, dimana ketika banyak para pengguna internet ataupun para netizen yang mengketik kata kunci (keyword) “sungai bersih karena foke” di mesin pencarian google, diperoleh hasil penelusuran secara otomatis langsung diperbaiki atau disugesti oleh mesin pencari google dengan kata-kata “did you mean” => “sungai bersih karena ahok”, sehingga hal ini dimaknai oleh banyak masyarakat sebagai sesuatu hal yang sangat fenomenal dan dijadikan sebagai salah satu cara untuk menyerang lawan-lawan politiknya. Atau dengan kata lain, kami menyebutnya dengan salah satu langkah “strategi marketing kampanye politik online pilkada DKI Jakarta 2017” agar memenangkan persaingan dalam dunia cyber marketing.

Sungai - Kali DKI Jakarta Bisa Bersih Karena Ahok Atau Foke Pada Halaman Pertama Google

Tidak sampai disitu saja, adanya perbaikan otomatis yang dilakukan oleh mesin pencari google menyangkut seluruh kata-kata kunci (keyword) atau frasa => “bersih karena foke” dirubah seluruhnya menjadi “bersih karena ahok”. Tidak percaya? Secara iseng-iseng penulis mencoba mengketikan kata atau frasa di mesin pencari google => “sungai sumut bersih karena foke” disugesti menjadi did you mean => “sungai sumut bersih karena ahok”, silahkan dicoba bila masih tidak percaya.

Kampanye Politik Online Di Marketing Pilkada DKI Jakarta 2017

Pemanfaatan optimalisasi media digital online untuk memarketingkan event kampanye Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 mulai panas dan gencar dilakukan. Hal mana kampanye online dimaksud terlihat jelas dan nyata pada banyaknya penggunaan identitas (id) akun-akun di media sosial seperti twitter, instagram, whatsapp dan juga facebook yang dilakukan secara interaktif terbuka maupun tertutup. Dengan kata lain kampanye online ini telah dimaknai sebagai salah satu kebutuhan utama yang sangat diperlukan untuk memperkenalkan nama calon si kepala daerah melalui event sosialisasi maupun kampanye resmi dari penyelenggara pemilu/pilkada (KPU) yang wajib dilakukan oleh para pasangan calon/paslon/kandidat gubernur dan ataupun wakilnya.

Strategi & Teknik Kampanye Politik Online Pada Marketing Pelaksanaan Pilkada Gubernur DKI Jakarta 2017

Memang, kalau diperhatikan kalender jadwal pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta tahun 2017 sudah semakin dekat, dimana event pilkada/pemilukada dimaksud diselenggarakan tepat pada tanggal 15 Februari 2017 yang akan datang. Meskipun masih beberapa bulan lagi, tapi riak-riak atau semarak untuk mencari pola ideal dan juga jitu untuk melaksanakan aplikasi pola sosialisasi dan atau kampanye politik online dengan target agar bisa menang pada suksesi pemilihan kepala daerah di ajang pesta demokrasi pemilu dan/atau pilkada sudah mulai terasa hangat dan sangat penuh dengan trik dan intrik.

08 Oktober 2016

Keyword Sungai Bersih Karena Foke [Ahok]

Perhelatan pilkada DKI Jakarta yang memanas, memunculkan fenonema unik berupa keyword “sungai bersih karena foke” di hasil pencarian mesin google menjadi frasa keyword “sungai bersih karena ahok”. Hal ini menimbulkan beragam pendapat, baik yang positif maupun yang rada-rada negatif dan subjektif. Misalnya ada pendapat miring yang mengatakan bahwa ahok dan/atau tim kampanye maupun simpatisannya telah membayar perusahaan google & co untuk mengubah keyword sungai bersih karena foke menjadi sungai bersih karena ahok di halaman penelusuran google, ketika ada pengguna internet menuliskan keyword sungai bersih karena foke tersebut. Benarkan tudingan google melakukan pengubahan frasa keyword ini karena telah dibayar?

Sungai Bersih Karena Foke atau Kali Bersih Karena Ahok di Halaman Pertama Google

Sebenarnya, tudingan tersebut tidak benar adanya. Karena adalah hal yang wajar ditemukan ketika sebuah keyword yang digunakan oleh para pengguna internet mengalami ketidakjelasan atau ketiadaan data pasti di gudang data google, maka google secara otomatis akan melakukan perbaikan dan atau perubahaan sesuai dengan data-data yang ada tersimpan dalam mesin data google. Demikian pula halnya dengan keyword sungai bersih karena foke, karena memang di gudang data google tidak ditemukan berbagai data utama maupun data pendukung yang menyangkut tentang sungai bersih karena foke atau data-data tentang foke yang membersihkan sungai-sungai di DKI Jakarta di gudang penyimpanan data google.

05 Oktober 2016

Contoh Kontra Memori Banding Versi Pihak Inperson

Contoh draft atau format kontra memori banding dalam perkara perdata (masalah hutang piutang), dimana kontra memori banding ini adalah dibuat atau diajukan sendiri oleh pihak terbanding (versi langsung pihak inperson).

Adapun contoh draft atau format kontra memori banding versi langsung dari pihak inperson adalah sebagai berikut:

Contoh Format atau Draft Terlengkap Kontra Memori Banding Dalam Perkara Perdata di Pengadilan

KONTRA MEMORI BANDING

Kontra Memori Banding dari Penggugat/Terbanding terhadap Memori Banding Tergugat/Pembanding tanggal 26 Pebruari 2004 dalam Perkara Perdata Register No.25/PDT.G/2003/PN.LP antara :

DINAR MANIHURUK, Umur 45 Tahun, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga, beralamat dan bertempat tinggal di Jalan Karya Bakti No.69 Medan, dahulu sebagai Penggugat, sekarang Terbanding ;

M E L A W A N

SUKAMDI, Umur 40 Tahun, Pekerjaan Wiraswasta, beralamat dan bertempat tinggal di Jalan Dusun IV Desa Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, dahulu sebagai Tergugat, sekarang Pembanding ;

Cara Menjadi Pebisnis Online Terbaik Bidang Hukum Indonesia

Peluang menjadi pebisnis online bidang jasa hukum yang terbaik dan handal di Indonesia terbuka lebar bagi siapa saja, termasuk bagi anda yang berprofesi sebagai lawyer (advokat, pengacara publik maupun profesional, paralegal, attorney, konsultan hukum, dlsb). Mengapa? Hal tersebut disebabkan, perkembangan dunia teknologi informatika dan komunikasi online (“tik daring”) telah melahirkan berbagai inovasi bisnis online yang dapat dilakukan oleh siapa saja yang memahami dunia online secara komprehensif. Terjadinya perkembangan dibidang tik daring ini, khususnya yang terkoneksi langsung dengan sambungan GPRS pada internet global telah mengalami peningkatan yang sangat fantastis dan terkadang diluar logika berpikir. Perkembangan mana dapat dilihat adanya “expose” pengembangan jaringan 4Giga dan juga 5G yang terus dilakukan oleh banyak operator telekomunikasi terkemuka/ternama di Indonesia. Perkembangan ini juga diikuti dengan semakin banyak ditemukan alat komunikasi super praktis berupa smartphone canggih versi terbaru (seperti android, ipad, iphone, tablet, blackberry, dsb) yang menjadikan dunia internet online dapat kita gemgam dan terlihat seperti nyata meskipun dengan mempergunakan (1) satu tangan saja.

Cara Praktis Menjadi Pebisnis Online Terbaik di Bidang Jasa Layanan Hukum Oleh Kantor Pengacara Indonesia

Era perkembangan teknologi sebagaimana kami singgung diatas, sedikit banyaknya telah membawa angin segar bagi peningkatan kualitas, kuantitas maupun elektabilitas sebuah layanan yang mempergunakan media online berupa website, situs ataupun blog, khususnya hukum (baik layanan bidang jasa hukum privat maupun hukum publik).