Wednesday, 30 November 2016

Forum dan Komunitas Pertanian Indonesia - Agroteknologi.web.id

pengacaramedan - Forum dan Komunitas Pertanian Indonesia - Agroteknologi.web.id |> Era digitalisasi via forum Agroteknologi.web.id merambah pertanian Indonesia, dimana lahir forum dan komunitas yang khusus membahas dunia pertanian dan ilmu ternak hewan secara komprehensif. Kehadiran forum dan komunitas ini, sangat membantu para petani yang ingin mengetahui seluk beluk dan dinamika meningkatkan taraf ekonomi kerakyatan. Web forum dan komunitas pertanian Indonesia yang kami maksud tidak lain dan tidak bukan adalah agroteknologi.web.id.

Agroteknologi Web Id Forum & Komunitas Diskusi Ternama Pertanian Indonesia

Sebagaimana diketahui bersama para sahabat pengacaramedan, bahwa pertanian merupakan salah satu sektor yang sangat penting untuk mengatasi masalah perekonomian suatu negara. Kehadiran sektor pertanian juga telah menjadi landasan filosofis pencapaian perekonomian yang lebih baik lagi bagi kepentingan suatu negara. Kehadirannya menjadi sangat penting akan ketersediaan sumber pangan, sandang dan papan yang bermutu, serta berkesinambungan bagi kehidupan masyarakat suatu bangsa dalam eksistensinya sebagai sumber bahan baku lanjutan bagi keberlangsungan kehidupan industri lainnya.

Pertanian Indonesia Tidak Berdiri Sendiri
Membicarakan masalah pertanian secara global, tidak terlepas kaitannya dengan berbagai cabang ilmu, misalnya ilmu ekonomi, teknologi pertanian, cabang ilmu hukum khususnya hukum agraria dan atau pertanahan, industri pasca panen, dlsb. Khusus dalam bidang ilmu ekonomi yang umum mempelajari fenomena-fenomena serta persoalan-persoalan yang berhubungan erat dengan pertanian, tidak terlepas dari pembahasan baik yang sifatnya mikro maupun makro. Dalam ruang lingkup ini, proses ekonomi berlangsung pada sektor pertanian, misalnya dalam hal aplikasi ilmu ekonomi di sektor pertanian terlihat jelas pada adanya kompleksitas perekonomian pasar yang melibatkan beragam aktivitas baik di level mikro maupun makro ekonomi.

Pada level mikro ekonomi, produksi pertanian umumnya memberikan kontribusi dengan meneliti dan mengamati adanya gejolak permintaan input dan respon suplai. Tentu kajian pemasaran pertanian akan terfokus pada mata rantai pemasaran bahan pangan dan serat, serta penetapan harga pada masing-masing tahap.

Sedangkan pada level pembiayaan ekonomi pertanian tidak terlepas dari hal-hal yang berkaitan dengan isu-isu yang erat kaitannya dengan pembiayaan bisnis dan suplai modal pada perusahaan agrobisnis. Sementara pada level ekonomi sumberdaya pertanian berperan pada bidang pemanfaatan dan pelestarian sumberdaya alam kedepannya.

Semua hal yang berkaitan dengan ilmu ekonomi pertanian diatas, bergantung pada penyusunan program pemerintah atas suatu komoditi dan dampak penetapan kebijakan pemerintah, baik terhadap konsumen maupun produsen produk-produk pertanian, yang mana hal ini lazim dimaknai sebagai proses jual beli antara produsen maupun konsumen ataupun kegiatan perekonomian lainnya.

Tentu untuk memanajemen hal-hal yang dikemukakan diatas, dibutuhkan sharing pendapat antar sesama pelaku di sektor pertanian, via forum dan komunitas pertanian Indonesia. Tidak saja terbatas pada pembahasan penggunaan bibit, cara bercocok tanam, penggunaan teknologi, penggunaan pupuk dan pestisida, melainkan juga pembahasan pada bidang-bidang ilmu terapan lainnya. Dengan kata lain dunia pertanian Indonesia tidak bisa berdiri sendiri dan bergantung dengan cabang-cabang ilmu lainnya.


Forum dan Komunitas Agrobisnis Pertanian yang Top di Indonesia

Kehadiran Web Forum dan Komunitas Pertanian Agroteknologi
Nah, dalam konteks membahas dunia pertanian telah hadir sebuah situs atau portal web agroteknologi yang berisi tentang forum dan komunitas pertanian Indonesia. Kami melihat peran yang akan dimainkan oleh situs atau web agroteknologi.web.id ini menjadi sangat penting sebagai salah forum pertanian Indonesia dan komunitas pertanian Indonesia tempat berkumpulnya para petani, ahli dan pakar pertanian dan para ahli ternak hewan peternakan yang berkompeten membahas masalah seputar pertanian di Indonesia secara berdaya guna. Sebagai forum pertanian, kehadiran web agroteknologi.web.id juga diharapakan harus mampu menciptakan terobosan baru untuk memakmurkan dan atau mensejahterakan masyarakat petani Indonesia yang kondisinya masih memprihatinkan.

Berbicara tentang manfaat, tentu akan beragam yang bisa diberikan oleh website forum dan komunitas pertanian dan peternakan online ini. Tidak hanya sebagai forum pertanian yang monoton atau sebagai tempat berkumpulnya para komunitas sektor pertanian untuk mendapatkan berbagai informasi di bidang pertanian, melainkan juga secara luas akan bermanfaat untuk mendapatkan tips tentang cara penggunaan teknologi pertanian yang terbaru di Indonesia, tempat untuk forum sharing agrobisnis berdaya saing pasar, tempat berkumpulnya komunitas petani Indonesia untuk mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pertanian, ternak hewan, dlsb.

Tidak hanya membahas seputar tentang pertanian semata saja, forum pertanian dan komunitas pertanian hasil bentukkan agroteknologi.web.id juga membahas tentang segala teknik-teknik ilmu pertanian berikut dengan alat-alat usaha yang dibutuhkan atau digunakan dalam sektor pertanian Indonesia. Tentu seiring dengan waktu forum dan komunitas ini akan terus berkembang dalam rangka mengaplikasikan teknik lain yang berhubungan dengan agropertanian secara luas. Misalnya dengan menyebarkan info terbaru dan secara konseptual membahas tentang adanya pengembangan usaha dibidang ternak hewan yang dapat dimanfaatkan oleh para peternak Indonesia, baik peternak perseorangan, perusahaan kecil dan menengah koperasi maupun perusahaan besar di sektor komoditi hasil peternakan.


Forum Diskusi dan Komunitas Peternakan Online Indonesia

Tidak hanya sebatas itu saja yang dibahas dalam forum dan komunitas pertanian Indonesia - agroteknologi.web.id, misalnya membahas secara tuntas cara bercocok tanam yang baik sesuai dengan panduan atau acuan dari para ahli dan pakar yang dimiliki oleh agroteknologi.web.id. Mulai dari pembahasan pemilihan bibit yang tahan hama penyakit atau wereng, pemilihan pupuk yang memiliki kandungan jenis pupuk yang terbaik untuk tanaman maupun unsur-unsur zat hara tanah pertanian untuk jangka panjang, serta aman untuk lingkungan hidup dan kelangsungan mahluk hidup hayati / non hayati lain, dlsb.

Adanya pembahasan-pembahasan yang dilakukan pada situs forum dan komunitas pertanian Indonesia - agroteknologi. web.id jelas sangat berperan strategis dan sebagai salah satu faktor pendukung yang sangat dibutuhkan oleh para petani dalam rangka memonitoring pertumbuhan tanaman agar dapat diperoleh hasil panen yang maksimal.

Nah, cara-cara bercocok tanam juga menjadi pokok bahasan yang banyak mendapat perhatian, mengapa? Hal ini disebabkan, bila teknik atau cara bercocok tanam telah menyalahi prosedur standar tanpa mempertimbangkan faktor kondisi iklim atau cuaca, struktur zat-zat kandungan tanah, rentang waktu bercocok tanam, pemilihan bibit unggung dan atau perawatan bibit secara berkala, maka sudah bisa dipastikan hasil panen yang diperoleh akan jauh dibawah standar dan tidak maksimal.

Semua itu tentu saja harus diselaraskan atau dikolaborasikan dengan adanya pemanfaatan ilmu-ilmu lain, misalnya tentang teknik pembuatan pupuk kompos dari hasil kotoran ternak hewan yang kesemuanya itu ada dipersembahkan oleh forum dan komunitas yang dibentuk oleh agroteknologi.web.id dengan tajuk info pertanian Indonesia dan juga info tentang ilmu ternak hewan tersebut diatas telah tepat adanya, sehingga dengan demikian tujuan peningkatan sosial ekonomi masyarakat peternak dapat diwujudkan menjadi lebih baik lagi.

Kondisi Tanah Pertanian Indonesia
Sebagaimana telah kami singgung diatas, bahwa salah satu cabang ilmu yang berhubungan dengan dunia pertanian Indonesia adalah ilmu hukum, khususnya hukum agraria dan atau hukum pertanahan yang menyangkut lahan pertanian dan peternakan.

Mengapa begitu penting kita membicarakan tentang hukum tanah? Apa-apa saja kandungan ideologis, filosofis maupun historis yang termaktub dalam hukum tentang tanah yang terkait lahan pertanian dan peternakan? Untuk menjawab pertanyaan ini, tentu berkaitan dengan masalah kepemilikan tanah pertanian dan tanah peternakan, kandungan yang dimaksud apakah merupakan tanah sewa, hak milik, hak guna usaha, atau hanya merupakan tanah garapan yang masih langsung dikuasai oleh negara. Oleh karenanya, para petani juga sangat penting mengetahui tentang pengaturan tentang hukum tanah, baik yang bersifat umum maupun khusus agar tidak terjadi saling serobot menyerobot tanah pertanian yang mengakibat timbulnya ketidaknyamanan dalam bertani disebabkan terjadinya pelanggaran hukum tentang kepemilikan tanah.

Berbicara tentang tanah pertanian, kandungan yuridis formal tentang pengaturan tanah pertanian dapat dilihat dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (yang lazim disebut dengan UUPA). Roh terbentuknya dan/atau diberlakukannya UUPA ini, merupakan pelaksanaan dari ketentuan Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 (UUD’45) yang dengan jelas menyatakan bahwa => “bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”.

Sebenarnya dalam ruang lingkup agraria, tanah merupakan bagian dari bumi yang disebut permukaan bumi. Tanah yang dimaksudkan di sini bukan mengatur tanah dalam segala aspeknya, melainkan hanya mengatur salah satu aspeknya saja, yaitu tanah dalam pengertian yuridis yang disebut hak kepemilikan atas tanah. Tanah sebagai bagian dari bumi disebutkan dalam Pasal 4 ayat (1) UUPA, yaitu => “Atas dasar hak menguasai dari negara sebagai yang dimaksud dalam Pasal 2 ditentukan adanya macam-macam hak atas permukaan bumi yang disebut tanah, yang dapat diberikan kepada dan dipunyai oleh orang-orang baik sendiri maupun bersama-sama dengan orang lain. lembaga-lembaga serta badan-badan hukum”.

Kalau dikaitkan secara khusus tentang eksistensi tanah pertanian dengan isi yang terkandung dalam Undang-Undang (UU) Nomor 56 (Perpu) 1960, dan mengenai larangan pemilikan tanah pertanian secara “absentee” atau “guntai” (Pasal 3 PP Nomor 224 Tahun 1961 junto PP Nomor 41 Tahun 1964). Sedangkan mengenai syarat yang disebutkan dalam Pasal 21 ayat 1 jo ayat 4 UUPA adalah pengaturan mengenai syarat umum bagi perorangan untuk mempunyai tanah dengan hak milik, artinya syarat tersebut wajib dipenuhi oleh setiap pemilik. Oleh karena itu, apa yang ditentukan oleh peraturan-peraturan yang berkaitan dengan “Landreform” khusus untuk tanah pertanian adalah merupakan syarat-syarat khusus, artinya khusus untuk kepemilikan tanah pertanian. Bagi tanah pertanian, tidak disyaratkan bahwa pemiliknya haruslah seorang petani.

Dengan adanya kandungan penjabaran tentang landreform diatas, jelaslah kiranya bahwa tidak hanya petani saja yang bisa memiliki tanah pertanian, melainkan perusahaan industri pertanian juga diperbolehkan memiliki tanah pertanian. Sehingga ada pendapat yang menyatakan bahwa petani Indonesia banyak yang tidak mempunyai tanah pertanian adalah benar adanya, bila melihat kondisi peraturan landreform diatas.

Oleh karena itu, web agroteknologi.web.id sebagai salah satu forum dan komunitas pertanian terdepan di Indonesia, nantinya dapat menjabarkan lebih lanjut kepada para petani yang menjadi anggota forum atau anggota komunitas, sehingga terhindar dari permasalahan hukum. Dengan kata lain kami mengharapkan, forum dan komunitas yang dibentuk via website agroteknologi.web.id tidak hanya fokus pada penyebaran informasi tentang pertanian pada umumnya, tetapi juga memberikan pendidikan hukum agar para petani terhindar dari permasalahan hukum ketika melakukan aktivitasnya dalam dunia pertanian.

Kebijakan Moratorium Lahan Pertanian dan Perkebunan
Baru-baru ini pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan yang sangat mengejutkan para pelaku bisnis, baik sektor pertanian maupun perkebunan, dimana pemerintah pusat mengeluarkan moratorium lahan terhadap sekitar 950.000 hektar atau tepatnya 948.418,79 ha lahan untuk perkebunan sawit Indonesia. Moratorium lahan ini terpaksa dilakukan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam rangka untuk menjaga stok karbon di kawasan hutan Indonesia sebagai salah satu kawasan paru-paru dunia.

Sebagaimana diketahui, bahwa perkebunan kelapa sawit adalah merupakan salah satu cabang pertanian yang cukup besar menyumbangkan devisa bagi negara. Namun, meskipun demikian berdasarkan hasil kajian pemerintah bahwasanya produktivitas perkebunan kelapa sawit saat ini masih tergolong rendah bila dibandingkan dengan jumlah lahan produksi.

Timbulnya kebijakan moratorium lahan ini adalah didasari oleh => izin atas areal telah diajukan sejak 2011 namun hingga saat ini belum dikerjakan atau dikembangkan menjadi perkebunan oleh perusahaan yang mengajukan sehingga menjadi lahan yang terlantar. Disamping itu, alasan lain dilakukannya moratorium adalah => adanya indikasi bahwasanya lahan dimaksud tidak sesuai dengan tujuan pelepasan dan terjadi tukar menukar, terindikasi dipindahtangankan pada pihak lain, izin sawit existing yang tutupan hutannya masih produktif dan adanya dugaan keras bahwa keberadaan kebun kelapa sawit dalam kawasan hutan.

Selain dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat, moratorium juga dilakukan dalam rangka untuk mendapatkan penyempurnaan standar ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) agar produk sawit dari kebun rakyat bisa diakui di pasar internasional dan mendapat standar RSPO. Sehingga secara komprehensif, moratorium adalah untuk meningkatkan produksi CPO atau minyak sawit mentah nasional tidak perlu dengan jalan ekspansi perkebunan, namun cukup mengambil langkah-langkah inovatif untuk menaikkan produktivitas tanaman, misalnya lembaga-lembaga penelitian khususnya yang berada di bawah Kementerian Pertanian untuk menyediakan benih berkualitas.

Pemanfaatan Teknologi Pertanian Penyangga Swasembada Pangan
Bila dicermati kebijakan-kebijakan yang dihasilkan Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan), khususnya pada project pertanian modern dilandasi pada 3 (tiga) fondasi utama yang melingkupi: 1) adanya peningkatan efisiensi; 2) adanya peningkatan produktivitas; dan 3) adanya pengembangan luas tanam yang keseluruhannya dapat dipergunakan sebagai penyangga untuk menghasilkan panen yang lebih baik.

Berkaitan dengan adanya peningkatan efisiensi dapat ditempuh dengan melakukan cara yang menitikberatkan pada penggunaan mekanisasi pertanian yang diselaraskan pada moderniasai alat-alat produksi pertanian. Sebagaimana berdasarkan data yang ada pada Kementan, lebih kurang telah ada 100 ribu alat-alat mesin pertanian, seperti rice transplanter, combine harvester, dan pompa air, yang sebagian besar telah mengadaptasi teknologi terbaru yang telah dibagikan kepada masyarakat petani. Misalnya, alat mesin pertanian "Combine Harvester”, yakni; sebuah mesin yang menggabungkan 3 (tiga) fungsi sekaligus, berupa alat yang dapat digunakan sebagai pemotongan, perontokan, dan pembersihan. Dengan adanya alat ini, maka petani yang memakainya tidak akan banyak membuang untuk memanen hasil produksi dari lahan pertaniannya. Dalam penggunaan waktu sekitar 1 jam, combine harvester dapat memanen 1 hektare sawah.

Adanya kecanggihan teknologi yang akan dimanfaatkan pada sektor pertanian Indonesia, juga dapat dimultifungsikan sebagai penyangga dalam rangka menyiasati atas adanya perubahan iklim, sehingga produktivitas hasil pertanian tetap terjaga meskipun kondisi iklim tidak menentu. Disamping itu juga, teknologi pertanian juga dapat dimanfaatkan untuk menciptakan atau menemukan berbagai varietas bibit unggul yang tahan pada berbagai kondisi cuaca dan juga tahan terhadap bibit penyakit yang membahayakan tanaman para petani. Tentu saja segala teknologi pertanian yang ada adalah hasil ciptaan atau temuan yang didasarkan pada adanya penelitian dan uji coba yang secara bertahap terus dilakukan oleh para ahli pertanian dan pakar agroteknologi Indonesia.

Sebuah teknologi pertanian tidak akan berhasil bila tidak disosialisasikan kepada para petani. Tentu dalam hal sosialisasi dimaksud adalah menjadi tanggung jawab semua stakeholder yang berhubungan dengan pertanian Indonesia. Oleh karena itu, peran serta masyarakat baik yang langsung turun ke lapangan maupun dengan menggunakan media sosialisasi lain, seperti web tentu sangat diharapkan untuk mencapai target swasembada pangan dalam rangka menjamin adanya ketahanan pangan di Indonesia.

Memang akhir-akhir ini, kecenderungan banyaknya stakeholder yang memanfaatkan web sebagai media modern untuk menyiarkan dan atau memberitahukan adanya penemuan teknologi terbaru disektor pertanian sudah menjadi tren. Lihat saja, di halaman google telah banya web-web Indonesia yang bertema dunia pertanian dari berbagai aspek (aspek teknologi, budi daya pertanian, ekonomi, agribisnis, dlsb). Salah satunya adalah web yang alamat situsnya adalah agroteknologi.web.id (silahkan dilihat dan atau dikunjungi web-nya untuk lebih lanjut).

Tidak sampai disitu saja, kehadiran situs agroteknologi.web.id yang berdeskripsi “info pertanian indonesia” tidak hanya sekedar sebagai media informasi pertanian saja, melainkan juga merupakan forum dan komunitas pertanian tempat berkumpulnya para petani indonesia. Terkait hal itu, banyak para nitizen online yang melabelisasi web tersebut dengan sebutan: “forum dan komunitas pertanian indonesia - agroteknologi.web.id”.

Terlepas dari tujuan yang melatarbelakangi dibuatnya website agroteknologi.web.id yang berisi forum dan komunitas pertanian Indonesia tersebut, namun yang pasti kehadiran web tersebut telah banyak membantu para petani dalam aktivitas mengelola lahan pertaniannya dalam rangka mencapai target swasembada pangan, khususnya mengimplementasikan agroteknologi dengan baik, sehingga dapat meningkatkan produktifitas hasil pertanian dari waktu ke waktu. Dengan begitu, pencapaian ketahanan pangan di Indonesia dapat segera terwujud.

Tantangan Bagi Forum dan Komunitas Pertanian Indonesia - Agroteknologi.web.id
Adanya beberapa tantangan sebagaimana dikemukakan diatas, jelas menjadi catatan penting bagi kita semua selaku masyarakat dan negara agraris, apa lagi bila menginginkan pertanian dan peternakan ternak hewan kita dapat menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dapat menjadi salah motor penggerak terpenting untuk pembangunan bangsa dan negara kedepan.

Menurut kami, agroteknologi.web.id sebagai situs informasi pertanian, forum dan komunitas pertanian Indonesia bisa memainkan peran strategis dan atau menciptakan pola pembangunan pertanian dan peternakan di Indonesia via website yang dimilikinya, khususnya dalam rangka pemanfaatan agrobisnis dan atau agribisnis terbaru dan yang menjanjikan hasil panen yang berlimpah. Peran dimaksud adalah sebagai berikut:

Pengoptimalisasian berbagai program forum pertanian organik online secara bertahap sehingga secara keseluruhan dapat diketahui oleh petani Indonesia melalui internet, serta harus berani bersuara untuk menuntut adanya pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian / peternakan yang produktif dan ramah lingkungan;
Berani mengusulkan kepada Pemerintah agar dapat mengeluarkan regulasi konversi lahan dengan ditetapkannya kawasan lahan pertanian abadi yang eksistensinya dilindungi oleh undang-undang;
Adanya penguatan sistem kelembagaan tani / peternak dan pendidikan kepada petani / peternak, misalnya berupa program insentif usaha tani dan peternak, program perbankan pertanian dan peternakan, pengembangan pasar dan jaringan pemasaran yang berpihak kepada petani dan peternak, serta pengembangan industrialisasi yang berbasis pertanian / peternak dan/atau pedesaan, dan mempermudah akses-akses terhadap sumber-sumber informasi IPTEK terbaru;
Masyarakat petani atau peternak Indonesia harus mampu keluar dari kungkungan WTO dan atau dari segala bentuk kecemasan perdagangan bebas dunia pada tahun 2014 dan MEA tahun 2015;
Sebagai forum dan komunitas pertanian Indonesia harus berani membuat terobosan untuk memperbaiki infrastruktur pertanian / peternakan dan peningkatan teknologi tepat guna yang berwawasan pada konteks kearifan lokal serta pemanfaatan secara maksimal hasil-hasil penelitian ilmuwan lokal;
Mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia;
Peningkatan mutu dan kesejahteraan para penyuluh pertanian dan peternakan via forum dan komunitas pertanian Indonesia yang dikelolanya;
Membuat dan memberlakukan Undang-Undang perlindungan terhadap Hak Asasi Petani dan juga Peternak;
Berani bersuara untuk memposisikan para pejabat dan petugas di setiap instansi maupun institusi pertanian dan perkebunan sesuai dengan bidang profesi keilmuannya masing-masing.
Mendorong terwujudnya segera reforma agraria Indonesia kedepannya;
Perimbangan muatan informasi yang berkaitan dengan dunia pertanian dan peternakan, serta penyusunan konsep jam tayang khusus untuk publikasi dunia pertanian online dan juga peternakan online di seluruh media jaringan yang dimiliki agroteknologi.web.id;
Bimbingan lanjutan via forum dan komunitas pertanian Indonesia bagi lulusan bidang pertanian dan peternakan yang terintegrasi melalui penumbuhan wirausahawan dalam bidang pertanian (inkubator bisnis) berupa pelatihan dan pemagangan (retoling) yang berorientasi life skill, entrepreneurial skill dan kemandirian berusaha, program pendidikan dan pelatihan bagi generasi muda melalui kegiatan magang ke negara-negara dimana sektor pertaniannya telah berkembang maju, peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan menengah dan pendidikan tinggi pertanian, pengembangan program studi bidang pertanian yang mampu menarik generasi muda, serta program-program lain yang bertujuan untuk menggali potensi, minat, dan bakat generasi muda di bidang pertanian serta melahirkan generasi muda yang mempunyai sikap ilmiah, professional, kreatif, dan kepedulian sosial yang tinggi demi kemajuan pertanian Indonesia, seperti olimpiade pertanian, gerakan cinta pertanian pada anak, agriyouth camp, dan lain-lain;
Berani menyuarakan tentang pemberantasan mafia-mafia di sektor pertanian;
Melibatkan seluruh stakeholder dalam program pembangunan pertanian melalui pelaksanaan bimbingan massal pertanian, peningkatan daya saing mahasiswa dalam kewirausahaan serta dana pendampingan untuk program–program pendidikan bagi para stakeholder baik yang dilakukan melului tatap muka (offline) maupun pada taraf di komunitas ataupun forum online;


Top Portal Info Forum dan Komunitas Pertanian Indonesia - Agroteknologi.web.id

Semoga tulisan yang membahas tentang |> forum dan komunitas pertanian Indonesia - agroteknologi.web.id dan juga info yang membahas tentang ternak hewan di Indonesia ini dapat bermanfaat bagi para petani dan juga peternak yang sedang mencari berbagai informasi terkini tentang segala teknik ilmu terapan melalui forum dan komunitas pertanian Indonesia yang nantinya dapat digunakan pada sektor pertanian dan sektor peternakan dalam memajukan industri agrobisnis / agribisnis pertanian dan peternakan di seluruh Indonesia, serta meningkatkan perekonomian masyarakat secara nasional menjadi lebih baik lagi.

Atas perhatian dan kehadirannya di web pengacara silaen & associates ini, diucapkan terima kasih. 

15 comments:

  1. lengkap pembahasan review tentang keberadaan situs agroteknologi.web.id dalam hal memberikan info forum komunitas pertanian indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas atensi dan kunjungannya

      Delete
  2. Inikan keyword kontes seo forum dan komunitas pertanian indonesia - agroteknologi.web.id, moga menang ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali pak, artikel yang kami buat diatas telah diikutsertakan dalam kontes seo yang diselenggarakan oleh agroteknologi.web.id.

      Kalau bapak berminat mengikutinya, silahkan daftar mumpung pendaftarannya belum ditutup.

      Terima kasih atas kunjungannya.

      Delete
  3. wah, bapak pengacara ikutan juga kontes seo yang diselenggarakan situs agroteknologi.web.id, mudah-mudahan menang dan jadi juara ya pak

    ReplyDelete
  4. sekedar test seo blog advokat silaen dan associates ini saja pak, mudah-mudahan artikel yang kami buat dilirik dan disukai google, dan terima kasih atas doa-nya. salam

    ReplyDelete
  5. pengacara melek teknik seo

    ReplyDelete
    Replies
    1. teknik seo kami masih level standar. terima kasih atas kunjungannya

      Delete
  6. Replies
    1. ahli kedua-duanya. hahahaha... terima kasih atas kunjungannya

      Delete
  7. Replies
    1. sudah ada tertulis diatas pak. terima kasih atas atensinya

      Delete
  8. Andai saja yang menjadi blogger itu berlatar belakang pendidikan hukum dan jurnalis semua, pasti artikelnya puanjang puanjang, terimakasih pak, ini tidak hanya artikel kontes, namun artikel pengetahuan juga, dan menjadi penambah wawasan saya sebagai anak agribisnis. Salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, kalau dominan para blogger latar belakang pendidikan hukum & atau jurnalis, tentu dunia blogger tidak akan indah & maju? Ke siapa kita bertanya tentang dunia pertanian? Kan harus ke ahli atau pakar di bidang pertanian. Begitu juga dengan yang lain.
      Terima kasih atas atensi & kunjungannya. Salam kenal buat bpk & salam sukses selalu

      Delete
  9. sangat komplit dan jelas artikel yang membahas tentang forum dan komunitas pertanian Indonesia ini, segala aspek dikaitkan dengan pemanfaataan web untuk pertanian online Indonesia. terima kasih

    ReplyDelete