Monday, 16 January 2017

Mengapa Juri Kontes Seo Selalu Google, Bukan yang Lain

Tulisan yang kita bahas kali ini tentang “Mengapa Juri Kontes Seo Selalu Google, Bukan yang Lain”. Alasan dipilihnya judul diatas adalah dilatarbelakangi begitu maraknya kontes seo dalam rangka mempromosikan situs atau webs agar semakin dikenal oleh masyarakat para pengguna internet diseluruh dunia.

Google Pengadil dan Juri Terbaik Penyelenggaraan Kontes Seo

Memang, sampai detik ini data yang berkaitan dengan penyelenggaraan kontes seo selalu menunjuk google co id ataupun pakai google com menjadi ketua tim juri kontes. Hal ini menunjukkan betapa begitu besarnya penduduk dibelahan dunia ini yang lebih memilih menggunakan mesin pencari Google daripada mesin pencari yang lain? Mengapa dan apa pula yang menjadi alasan menetapkan Google sebagai ketua tim juri kontes seo, dan bukan yang lain?

Munculnya pertanyaan ini, sebenarnya bukanlah sesuatu hal yang aneh khususnya terhadap orang-orang yang mengerti dan memahami internet, terlebih-lebih bagi Anda yang bergelut dengan strategi penggunaan “internet marketing” dalam dunia bisnis, seperti menggunakan Google Adsense, Pay per Click (PPC), sistem penjualan online di internet, dan lain-lain sebagainya yang termasuk dalam strategi bisnis online profesional saat ini.

Alasan Memilih Google
Ada beberapa alasan atau latar belakang mengapa banyak orang lebih memilih google sebagai ketua tim juri setiap diselenggarakannya kontes seo, baik kontes seo nasional maupun kontes seo internasional? Alasannya adalah sebagai berikut:

a) Pertimbangan Terhadap Trafik
Semua orang atau bahkan semua pemilik website, pasti sangat membutuhkan yang namanya trafik pengunjung. Memang sangat disayangkan, apabila ketika kita memiliki desain website yang luar biasa bagusnya dan berkelas premium, kemudian loading cepat (akses cepat dan ringan), namun kalau pengunjungnya sedikit bahkan tidak ada, maka itu semua menjadi hampa adanya.

Coba bayangkan seandainya kita mempunyai sebuah apartemen megah dibilangan inti kota, terlihat mewah dan asri, tapi ternyata tidak ada orang yang mau datang dan atau tinggal kesana, karena dianggap tidak ada sesuatu hal yang bagus di apartemen tersebut atau tinggal di apartemen tersebut serasa tidak nyaman. Tentu hal ini akan menyakitkan bukan?

Mungkin benar, diawal-awalnya memiliki apertemen tersebut ada yang datang berkunjung, kemudian setelah melihat-lihat di dalamnya ternyata tidak sesuatu hal yang menarik atau bermanfaat, atau mungkin interiornya di isi dengan barang-barang yang berkualitas abal-abal, atau berisi perabotan illegal. Maka, sudah bisa dipastikan bahwa Anda yang datang ke apartemen tersebut tidak akan merasa nyaman dan tidak akan mau datang lagi ke apartemen tersebut.

Jadi, kira-kira begitu gambaran betapa pentingnya trafik pengunjung untuk sebuah website, sehingga, boleh saja tampilannya biasa saja, namun karena isinya sangat bermanfaat dan banyak yang berguna bagi pengunjungnya, maka pengunjung tersebut akan datang lagi lain waktu, bahkan mau mempromosikan dan/atau mengajak orang lain untuk datang.

Jika trafik pengunjung sudah tinggi, maka kita dapat dengan mudah menawarkan apapun pada website kita tersebut. Bayangkan seandainya sebuah MALL di dunia nyata yang sudah dikunjungi orang hingga ribuan pengunjung setiap hari, maka penjual pada MALL tersebut akan lebih mudah menjual apa saja barang dagangannya. Benar bukan?

Nah, mengapa harus trafik pengunjung yang datang dari google? Tentu saja hal ini berkaitan dengan kegiatan manusia saat ini yang cenderungan melakukan aktivitas googling. Memang benar, kegiatan googling ini telah sangat familiar bagi semua orang dikarenakan setiap harinya ada suatu tindakan yang dilakukan terhadap sebuah website yang menggunakan namanya Goolge.

Keberadaan website google ini telah menarik hati semua para pengguna internet di dunia. Mengapa bisa? Hal ini disebabkan adanya kecanggihan yang terdapat dalam “Algoritma Google” yang mampu menyajikan sesuatu sesuai dengan yang sedang kita cari di internet.

Akibatnya, semua orang selalu mencari berbagai informasi penting dari adanya bantuan website google ini. Bahkan, kalaupun ada konten atau website yang isinya tidak bermanfaat atau abal-abal meskipun pada awalnya berada di halaman pertama Google, maka sudah dapat dipastikan suatu saat nanti akan tergusur dari halaman pertama Google dikarenakan dianggap memang tidak berguna atau sampah.

Nah, adanya aktivitas inilah yang akhirnya disebut dengan Googling, yaitu aktivitas mencari apapun dari website Google. Sehingga memunculkan istilah baru yang menyatakan: Tanya aja google atau Apa-apa google. Oleh karena kondisi ini berlangsung terus menerus, maka memunculkan istilah Googling, dan sekaligus meningkatkan pamor google di dunia internet.

Apakah hanya Google saja yang punya mesin pencari? Ya tentu tidak! Karena pada dasarnya masih ada beberapa mesin pencari yang lain dan sangat bagus juga dipergunakan, misalnya bing, yandex, baidu, msn, yahoo, dlsb. Hanya saja, bila dicermati dari hal yang berhubungan dengan kecanggihan algoritma, maka masih hanya google yang membuat para penggunanya serasa lebih mudah dalam mencari apapun yang diinginkannya dari internet.

Ada sesuatu hal yang menarik dimana kebanyakan orang tidak sadar bahwa mereka setiap hari semakin mencipatakan ketergantungan kepada google. Kok bisa? Ya, lihat saja tampilan antar muka (interface) android yang ada di smartphone kesayangan mu, khususnya pada bahagian kolom search di atasnya. Tentu Anda akan melihat adanya menu search engine yang ditanamkan oleh google melalui sistem operasi Android langsung terpampang pada smartphone Anda.

Tentu saja tujuannya adalah agar semakin memudahkan penggunaanya bukan? Dengan kata lain, dengan adanya hal ini maka Google membuat kita semakin tergantung kepadanya terus menerus. Dengan begitu, apapun yang kita cari selalu diarahkan ke mesin pencari Google.

Berkenaan dengan trafik pengunjung yang sudah di atass, maka sangat penting sekali website yang dibangun haruslah sebuah website yang dengan sangat mudah dikenali oleh google, agar orang yang mencarinya dengan mudah mendapatkan website kita. Dengan begitu trafik pengunjung website kita dari hari ke hari akan semakin tinggi.

Lihat bagaimana tingginya para pengguna website google pada tahun 2016 lalu yang mencapai angka 70-80% dari seluruh para pengguna internet di seluruh dunia. Adanya kecenderungan ini membuat google sangat jauh mengungguli para pesaingnya dalam hal mesin pencari di internet. Bahkan raksasa lain, seperti Microsoft yang mengeluarkan mesin pencari bernama Bing saja hannya menguasai pasar dikisaran angka yang tidak sampai dari 20%.

Hal ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan tingginya penetrasi mesin pencari google pada setiap perangkat yang mereka buat. Bisa kita lihat bahwa tidak ada satupun produk smartphone yang berbasis Android tidak menggunakan google search. Semuanya sudah dapat dipastikan menggunakan google search dan diletakkan pada halaman paling depan pada smartphone tersebut.

Fakta-fakta diatas telah membuktikan bahwa google adalah sebagai raja mesin pencari, dan selalu memberikan layanan terbaik dan paling relevan (sesuai) dengan apa yang dicari oleh penggunanya diseluruh dunia. Itu sebabnya mengapa semua orang sangat menyenangi google dan setiap ada penyelenggaraan kontes seo selalu menunjuk google sebagai ketua tim juri nya. Benarkan?

Kaitannya dengan kita sebagai pembuat atau admin website yang selalu membutuhkan trafik pengunjung yang tinggi dari google adalah salah satu keuntungan yang harus disiasati dengan melakukan optimasi seo (baik seo onpage maupun offpage). Oleh karena itu, mau tidak mau kita harus menggunakan google sebagai mesin pencari, agar ketika orang mencari website kita, maka google menampilkannya dengan mudah.

Apakah seo harus memilih google? Jawabannya, ya karena saat ini hanya mesin search google yang menjadi andalan orang dalam mencari sesuatu dari internet. Bagaimana caranya? Belajarlah untuk mengoptimalkan search engine optimization (seo) website Anda dengan konten dan isi yang sangat bermanfaat dan berkualitas untuk orang banyak.

Memaksimalkan Seo Website Melalui Kontes Seo
Penyelenggaraan kontes seo adalah sebagai sebuah strategi cepat dan tepat untuk memaksimalkan seo website di halaman google. Oleh karena itu, tak ayal lagi setiap bulannya selalu ada saja penyelenggaraan kontes seo, khususnya di Indonesia.

Dalam setiap pelaksaan kontes seo, tentu ada tema atau sering disebut dengan kata kunci yang harus dipergunakan para peserta kontes seo yang dituangkan dalam sebuah konten (baik tulisan, gambar maupun audio dan video).

Nah, terkadang judul tema yang diperlombakan dalam kontes seo dimaksud, kata-katanya terkadang rada-rada aneh dan terdengar sedikit lucu/aneh. Tapi itu sah-sah saja, karena tujuan atau out put dari kontes seo adalah bagaimana nantinya mendatangkan trafik pengunjung yang sebanyak-banyaknya ke website panitia penyelenggara kontes seo karena keyword yang menjadi target nya telah berada di posisi halaman pertama google. Bahkan, apabila dipandang masih kurang dari cukup maka dapat saja diselenggarakan kontes seo tahap 2 atau part #3, dst.

Salah satu kata yang akhir-akhir ini diperebutkan para peserta kontes seo untuk didudukan pada halaman pertama search google adalah kata “Bukan yang Lain”, seperti kontes seo yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan travel malang juanda, yaitu Nahwa Travel dengan judul kontes seo-nya adalah => “Travel Malang Juanda? Pilih Nahwa Travel, Bukan yang Lain”.

Nah, tentu saja semua kata yang terdapat pada keyword atau judul kontes seo Nahwa Travel tersebut adalah harus sedemikian rupa dioptimasi oleh para peserta kontes seo agar bisa masuk pada halaman pertama google dan kalau bisa berada pada posisi ranking 1 (satu) agar bisa memenangkan dan menjadi juara kontes seo. Tentu saja cara optimasi nya haruslah menggunakan teknik white hat seo agar tidak terkena sanksi diskualifikasi oleh panitia kontes seo dan atau terkena sandbox dari google.

Silahkan bagi Anda yang merasa sebagai jago seo, ahli/pakar ataupun konsultan seo dan berniat, jangan lupa untuk mendaftar dan mengikuti kontes seo Nahwa Travel tersebut, dimana hakim pengadil dan ketua tim jurinya adalah google, bukan yang lain. Sekian dan terima kasih.

No comments:

Post a Comment